Sabar, Pendaki Tuna Daksa Menaklukkan Tugu Selamat Datang Bundaran HI

Ketidak sempurnaan fisik bukanlah alasan untuk tidak melakukan aktivitas, apalagi aktivitas yang tergolong ekstrim dan tergolong sulit untuk  dilakukan oleh kebanyakan orang yang secara umum fisiknya terlihat sempurna. Hal inilah yang dilakukan oleh Sabar, seorang tuna daksa yang melakukan aksi panjat Tugu Selamat Datang di Bundaran HI, Jakarta (29/5).

Pemanjatan sendiri sebetulnya akan dilakukan pada pukul 07.00 wib namun dimundurkan menjadi pukul 09.00 wib. Untuk dapat memanjat Tugu Selamat Datang di Bundaran HI, Sabar melakukannya dengan cara berenang dari tepi kolam hingga ke Tugu. Tercatat hanya dalam waktu 5 menit Sabar tanpa kesulitan yang berarti mampu mencapai puncak Tugu Selamat Datang yang tinggi lebih kurang 30 meter, untuk kemudian mengibarkan bendera merah putih serta turun kembali dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan ”Ekspedisi Merdeka”.

Aksi ini sangat menyita perhatian masyarakat yang sedang menikmati Car Free Day. Aksi panjat Tugu Selamat Datang dilakukan sebagai kampanye Ekspedisi Merdeka ke Gunung Kilimanjaro dan Elbrus. Ekpedisi ini akan dilakukan Sabar pada bulan Juli sampai dengan Agustus mendatang. Diharapkan Sabar beserta tim ekpedisinya  bisa berada di puncak Kilimanjaro dan mengibarkan bendera merah-putih persis pada tanggal 17 Agustus 2011. Ekspedisi menjadi menarik karena dilakukan oleh pendaki tuna daksa. Padahal dua gunung tersebut adalah gunung tertinggi di Afrika dan Eropa. Sesuatu yang sangat sulit, bahkan jika dilakukan oleh orang sempurna fisiknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s